1.204 Peserta PPDB Online di SMA Terancam Tertunda Ujian, Akibat Server Internet Error

  • Whatsapp

Kameraberita.com
Masalah server internet error kembali menjadi persoalan dalam penyelenggaran tes masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Medan.

Permasalahan ini terjadi secara serentak pada 11 SMA Negeri yang sedang menggelar PPDB secara ujian online bagi para calon siswa mereka, Jumat (14/6/2019) pagi.

Informasi yang dihimpun, dari 11 SMA Negeri yang bermasalah dalam hal jaringan, seribuan calon siswa terancam tertunda mengikuti ujian testing Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, akibat gangguan jaringan.

Sebelas SMA negeri itu adlaah SMAN 19 Medan 6 orang, SMAN 5 Medan 235 orang, SMAN 3 Medan 245 orang, SMAN 12 Medan 48 orang, SMAN 1 Medan 451 orang, SMAN 2 Medan 124 orang, SMAN 17 Medan 59 orang, SMAN 11 Medan 36 orang. Total ada sekitar 1.204 siswa yang terancam tertunda tes PPDB Online.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Medan buang Agus mengatakan, peristiwa server error tersebut terjadi saat para siswa peserta ujian gelombang pertama dan kedua mulai mengerjakan soal.

“Itu tadi pukul 09.00 WIB. Sudah kami siapkan semuanya, tiba-tiba jaringannya error,” katanya.

Kondisi ini menurut Buang Agus langsung mereka sampaikan kepada pihak panitia penerimaan siswa baru sekaligus meminta agar masalah tersebut segera diatasi.

Jelang siang, kondisi tidak kunjung membaik sehingga mereka memutuskan menunda pelaksanaan ujian bagi peserta gelombang pertama dan kedua.

“Solusinya kami tunda dulu, nanti lanjut yang sesi 3 dan 4 sehabis Jumat,” ujarnya.

Diketahui penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada sekolah-sekolah SMA Negeri di Medan dilakukan melalui beberapa metode. Antara lain jalur testing.

Para peserta minimal memiliki nilai Ujian Nasional rata-rata 70 maupun para siswa yang berprestasi dibidang olimpiade pendidikan termasuk yang berprestasi di bidang olah raga.

Selebihnya yakni jalur zonasi yang didasarkan pada kedekatan domisili dengan lokasi sekolah. Jalur lainnya yakni zonasi ekonomi tidak mampu dan jalur zonasi anak guru.

“Masing-masing ini ada persentasenya mengeni jumlah yang diterima,” pungkas Agus.(red)

example banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *