Sergai Mulai Kenalkan e-Warong Efektif Penyalur Rastra

KAMERABERITA.COM Sebanyak 369 peserta terdiri dari Camat, Kades, serta Agen Penyalur BPNT yang memiliki rasio Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 1 e-Warong atau Elektronik Warung Gotong Royong berbanding 250 KPM mengikuti Sosialisasi Agen e-Warong dan Penggunaan Electronic Data Capture (EDC) Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Senin (15/4) Aula Objek Wisata Pantai Woong Rame Kec Pantai Cermin.

Kadis Sosial Misran, SE mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran program penyaluran beras sejahtera (Rastra) yang bertransformasi dari pola subsidi menjadi BPNT. Sebagai laporan, Pemkab Sergai dan Bank Mandiri hingga saat ini telah menunjuk 109 agen e-Warong sebagai tempat RTS-PM/KPM untuk membeli bantuan pangan yang menjadi haknya berupa beras dan bantuan pangan lainnya yaitu telur. Sedangkan narasumber kegiatan berasal dari Bank Mandiri Cabang Pematang Siantar, Perum Bulog Divre I Medan, serta Polres Sergai.

Bupati Sergai Ir H Soekirman hadir pada kegiatan itu mengatakan sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah guna memperkenalkan kepada masyarakat tentang fungsi dan manfaat program pemerintah dalam bidang sosial ini. Hal ini dalam rangka meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran program pengentasan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi yang ditetapkan oleh Presiden Ir H Joko Widodo berupa bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara non tunai.

Di zaman yang serba online ini kata Soekirman banyak hal yang mengikuti kemajuan antara lain e-Warong, yang ada dibenak masyarakat yang belum faham tentu akan bertanya tentang hal tersebut. Untuk itu melalui kegiatan sosialisasi lanjut Bupati ini bertujuan agar menghindari kesimpangsiuran arti dan manfaat sehingga hasilnya sempurna dalam penerapan di masyarakat sesuai Nawacita Presiden Jokowi yaitu menghadirkan negara ditengah-tengah masyarakat.

Dengan pesatnya perkembangan teknologi, maka hendaknya kita memanfaatkannya dan bukan melawannya. Sebab selain mempermudah pekerjaan, manfaat yang dihasilkan jauh lebih besar dengan penggunaan manual. Papar Soekirman.(Budiono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *